Berawal dari obrolan ringan antar mahasiswa fisika Universitas diponegoro, akhirnya timbul sebuah ide untuk menciptakan suatu inovasi produk batako yang diberi nama “BASUKI (Batako Sabut Kelapa Multifungsi): dari Potensi Lokal Berkualitas Internasional”. Tim WINTER adalah nama kelompok mereka dengan komposisi Oki Ade Putra, Eva Yulianti dan Tutur Urip yang semuanya adalah mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan Fisika angkatan 2013. Mereka berhasil menyabet “Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Tentang Sinergi Mahasiswa untuk Mengoptimalkan Potensi Lokal dalam Menghadapi AEC (Asean Economic Community) 2015” yang diselenggarakan oleh Universitas Jember pada tanggal 31 Oktober 2014 sampai 2 November 2014.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah nama dari inovasi mereka yaitu BASUKI. Oki ade putra yang akrab dipanggil oki selaku ketua tim mengatakan “kami melakukan diskusi cukup lama terkait pemberian nama produk, dan munculah nama BASUKI. Biasanya produk diberi nama dengan menggunakan bahasa asing agar terlihat keren, tetapi hal tersebut menjadi mainstream dan kami tidak menyukai hal tersebut. Dengan nama ini produk kami lebih mudah dikenal”. Lebih lanjut Oki mengatakan “Inovasi ini dilatarbelakangi oleh jumlah sabut kelapa di Indonesia yang sangat banyak, sehingga sangat disayangkan kalau tidak termanfaatkan.
Keunggulan dari inovasi ini adalah sebagai material bahan bangunan yang ringan dan murah selain itu dapat menjadi absorben emisi gas CO dan CO2. Hal ini kerenakan pada permukaan batako terdapat nanomaterial Zeolit yang memiliki aktifitas absorbs. Batako ini dapat digunakan disegala sektor pembangunan sebagai solusi penyediaan partisi bangunan ramah lingkungan. Mereka berharap inovasi batako BASUKI dapat diproduksi secara massal nantinya.
Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional merupakan serangkaian acara dari UNEJ Creative Competition (UCC). Kompetisi ini diikuti oleh perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta diseluruh Indonesia. Kurang lebih 374 proposal yang mendaftar dikompetisi ini tetapi hanya diambil 10 karya terbaik untuk mengikuti presentasi karya dihadapan dosen petinggi Universitas Jember. Luaran dari kompetisi ini adalah menghasilkan inovasi sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing Indonesia pada AEC (Asean Economic Community) 2015.

About
Tags
Popular
0 komentar:
Post a Comment